Prepare to Mid KIE
7 April 2010 5 Comments
Persiapan menghadapi mid test KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) dengan membaca dan membayangkan. Kenapa musti dibayangkan??? Karena begitulah metode belajarku (sambil khayalin s’orang hehe). Kali ini situasi belajar yang berbeda dari biasanya. Ngelab bersama teman-teman yang begadang entah apa tujuan mereka begadang, yang jelas nampak terlihat kesetiakawanan diantara mereka. 2 OnLiner’s, 1 teman yang entry data skripsi, 1 teman yang terus setia menjaga tetesan kromatografi kolomnya, 1 teman baru terbangun dari tidurnya dan minta anter kebelakang, 1 teman yang masih tertidur, 2 orang super serius dengan 1 jepit fotokopian slide kuliah (termasuk saya). Saat berusaha mati-matian memasukkan ilmu2 KIE terbersit untuk menggerakkan jari, merangkai kata tentang KIE ini.
Sedikit bercerita mengenai apa yang saya dapatkan di mata kuliah KIE ini (yaaa…walaupun jarang kuliah). KIE secara garis besar menurut saya mengajarkan bagaimana berkomunikasi yang efektif dan mampu menyalurkan informasi dan memberikan edukasi dengan baik, jelas, dan tepat pada pasien. Tujuan besar dari KIE ini adalah meningkatkan derajat kesehatan dan mendukung tercapainya tujuan terapi pengobatan yang dilakukan pasien.
Dalam proses terapi pengobatan, tidak hanya terdapat obat saja, tetapi juga terdapat pasien yang melaksanakan pengobatan, tenaga kesehatan yang memfasilitasi pengobatan, dan banyak faktor lain yang berpengaruh dalam keberhasilan proses terapi. Tenaga kesehatan dalam peranannya memfasilitasi pasien dalam menjalankan terapi, merupakan tokoh protagonis menuju keberhasilan terapi, termasuk didalamnya adalah farmasis. Sangat disayangkan masih banyak farmasis yang nampaknya enggan dan kurang berani untuk show up di depan pasien, berbagi sedikit informasi dan hati untuk pasien yang datang ke apotek.
Keefektifan dalam berkomunikasi dengan pasien menjadi kunci awal untuk membuka pintu informasi dan edukasi menuju keberhasilan terapi pengobatan. Terjalinnya komunikasi yang efektif ditandai dengan adanya feed back dari pasien (komunikasi dua arah). Komunikasi yang efektif ini tidaklah mudah tercapai, kadang pasien enggan dan malu dalam mengungkapkan permasalahannya (masalah yang personal), dan kadang farmasis sebagai penyedia informasi terlalu dominan sehingga terkesan menghakimi dan kurang empatik sehingga permasalahan pasien tidak terjemahkan secara sempurna.
Dalam berkomunikasi perlu kita pahami aspek2 komunikasi efektif, seperti :
1. Kejelasan
Hal atau informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh penerima.
2. Ketepatan
Bahasa dan informasi yang disampaikan betul2 akurat. Bahasa yang digunakan sesuai dan informasinya benar. Benar disini berarti sesuai dengan apa yang kita sampaikan. Karena bisa saja informasi yang kita berikan belum tentu kebenarannya, tetapi dapat tersampaikan secara tepat.
3. Konteks
Bahasa dan informasi yang disampaikan sesuai dengan keadaan dan lingkungan tempat dimana komunikasi tersebut berlangsung.
4. Alur
Keruntutan dalam berkomunikasi akan sangat berarti dalam menjalin komunikasi yang efektif.
5. Budaya
Budaya disini tidak hanya dimaksudkan sebagai kultur, dialek bahasa, tetapi juga tatakrama dan adat istiadat.
Dengan komunikasi yang terjalin dengan baik, maka pasien akan lebih terbantu secara emosional dan merasa tidak sendirian dalam menjalani proses terapi, kepatuhan pasien meningkat, sehingga memudahkan tercapainya tujuan terapi. Tambahan, untuk menjalin komunikasi yang baik, tidak hanya dibutuhkan kemampuan dalam menyampaikan informasi tapi diperlukan juga kemampuan mendengar yang baik, berdialog, mampu memotivasi pasien, dan membantu pasien dalam membuat keputusan terapi pengobatan.
Untuk sementara itu dulu yang dapat saya bagi, semoga bermanfaat…
Lab Farmasi FMIPA UNLAM, 7 April 2010 02.45 WITA

ne ringkasan mid KIE kah,,,? ckck
pa maksud tuh….???ckck
“berbagi sedikit informasi dan hati untuk pasien yang datang ke apotek”
EittsS.. Berbagi hati jey.. Mau dong jd pasien na :p
wah mbak…
saya ni msh miskin ilmu..
rela smpeyan mnerima hati yang terbagi…:p
Hmm..
Ya sdh saia ke apotek sblah aja..